RSS

Dimas Kanjeng Taat Pribadi

29 Sep

Bayangkan jika saat ini kita punya presiden seperti sosok Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang sanggup menggandakan uang dengan sekelebatan tangan. “Mak set-set”. Coba ngana semua berandai-andai…

Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Oleh : I Nyoman Sunartha, 29 September 2016

Saat ini di televisi sedang ramai tentang sosok Taat Pribadi, seorang pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng di kota Probolinggo. Beliau menjadi viral di media elektronik karena ditangkap polisi dengan dugaan terlibat pembunuhan dua orang penganutnya serta kemampuannya menggandakan uang.

Taat pribadi justru menjadi begitu viral ketika video di youtube memperlihatkan aksinya menggandakan uang menjadi berkali lipat. Nah mendengar berita tersebut kemudian aku melamun membayangkan bagaimana jika sosok Taat Pribadi ini menjadi seorang presiden Indonesia yang menggantikan Jokowi.

Contohnya,
1. Ketika melakukan blusukan seperti yang dilakukan Jokowi, Taat Pribadi dengan gerakan jurus ilmu tasawuf fulusnya secara ajaib dari balik tangannya keluar berlembar-lembar uang ratusan ribu yang kemudian dibagikan kepada seluruh warga miskin. Coba ngana bayangkaannn!!! Jika hal ini dilakukan secara konsisten selama 1 periode kepemimpinan presiden yaitu 5 tahun maka niscaya angka kemiskinan di Indonesia akan menurun drastis. Kebijakan Bantuan Langsung Tunai sebesar 300 hingga 400 ribu yang dilakukan semasa periode SBY dulu menjabat mah tidak ada apa-apanya…”BLT? apa itu? Cuihhh”. Atau bisa juga Taat Pribadi meniru cara pak Tung Desem Waringin, seorang motivator eksentrik yang di tahun 2008 lalu menyebarkan uang total senilai 100 juta dari udara di kota Serang, Banten, dengan pesawat Cessna. Jadi coba ngana bayangkan seorang Presiden Taat Pribadi menaiki pesawat hercules terbang ke seantero angkasa Nusantara, lalu di dalam pesawat beliau melakukan gerak jurus tasawuf fulusnya itu tadi yang sekilas mirip gerak Kotaro Minami hendak berubah menjadi Ksatria Baja Hitam dan seketika “clingg” kabin pesawat penuh dengan uang lembaran 100 ribu. Kemudian beliau menyebarkan uangnya dari atas pesawat kepada seluruh rakyat sambil melambai cantik ala miss universe. Luar binasaaa…*standing applause. Asal jangan uang logam aja ya, Kanjeng. Plisss deh..mak klotaakk itu kalau jatuh di atas kepala.

2. Jika Jokowi mengeluarkan kebijakan Tax Amnesty untuk menarik dana WNI yang ada di luar negeri, maka bisa jadi jika seorang Taat Pribadi yang jadi presiden tak perlu melakukan kebijakan yang membingungkan rakyat kecil tersebut. Wong sugih kok, ngapain ngemis-ngemis pada pengusaha yang mayoritas tak mau rugi itu. “Mak set-set”…biaya infrasruktur seluruh Indonesia teratasi, dengan dekrit presiden beliau meminta seluruh kebijakan pajak dihapus. Tak ada yang namanya penarikan pajak bagi rakyat miskin. Seluruh biaya pembangunan, infrastruktur dan lain-lain semua dibiayai oleh Kanjeng Presiden. Biarkan saja para pengusaha menghindari pajak, anggap saja Indonesia beramal kepada negara-negara kecil seperti Singapura itu. Kalau perlu itu biaya reklamasi Singapura dibayari saja sekalian dengan ekspor pasir Lumajang, kota dimana Salim Kancil meregang nyawa. Beugghh…kurang amsyong apalagi beliau jika jadi presiden kita.
3. Tapi aku juga sempat berpikir, Jika Taat Pribadi selalu melakukan gerakan ajaibnya memunculkan uang dengan sekejap dari balik tangannya lalu bagaimana dengan nasib Perum Peruri ya? Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tanggal 15 September 1971 yang ditugasi untuk mencetak uang rupiah pasti lama-kelamaan akan gulung tikar. Ya jelas gulung tikar wong semua pekerjaan diambil oleh Kanjeng, dengan “mak set-set” negara tidak perlu pusing dengan bahan baku kertas (yang konon katanya menebang banyak pohon itu), tidak perlu memikirkan pengamanan, nomor seri uang, desain uang, dan lain sebagainya. Luar biadaabbb…

4. Kemudian coba ngana semua membayangkan ketika di istana presiden diadakan acara dandutan koplo untuk menghibur tamu-tamu negara, lalu, beliau maju ke depan panggung sembari menyawer penyanyi dandut yang bodi dan goyangannya aduhai itu. Niscaya “mak set-set” uang saweran terus mengalir tak henti-hentinya nonstop selama 72 jam. Seluruh ruangan istana banjir akan uang lembaran pecahan 100 ribu. Penyanyi dangdut yang bodi dan goyangannya aduhai tadi pasti akan minta ijin pulang pijet karena 72 jam nonstop harus menggoyang pinggulnya mengibur bapak presiden beserta tamu-tamunya. Modyaarr!! Encokkk!

5. Mungkin nantinya akan muncul nabi baru di bidang ekonomi yang menjadi antitesis teorinya Karl Marx tentang kapitalisme. Karena semua rakyat Indonesia sekarang memiliki modal. Yang dulunya mereka tak punya modal dan alat produksi kini naik satu tahap menjadi punya modal tapi tetap tak punya alat produksi.

Ah…seandainya dulu sewaktu kecil aku punya kemampuan seperti Kanjeng maka dulu sewaktu bermain di Timezone aku akan menggandakan koin permainan sebanyak mungkin. Lalu aku akan menggunakan koin itu untuk bermain sepuasnya dan menghasilkan banyak tiket untuk ditukar hadiah. Muahahahaha…*ketawa iblis

Advertisements
 
24 Comments

Posted by on 29/09/2016 in Terapi

 

24 responses to “Dimas Kanjeng Taat Pribadi

  1. penulismalas

    29/09/2016 at 18:49

    Kanjeng taat ini pamornyaa lagi naik menggantikan remaja dramatis si AwAw 😂😂😂

     
    • nyoemhokgie

      29/09/2016 at 18:50

      Aww..aww dan young youngan..gpp lah buat hiburan..ketimbang sidang detektif conan..😂😂

       
  2. Evolet W

    29/09/2016 at 20:23

    endonesah lagi banjir drama ya om ?:D dari aw aw sampe sidang conan

     
    • nyoemhokgie

      29/09/2016 at 20:28

      Iyaa..endonesah kok suka drama ya? Terutama drama komedi..😂

       
      • Evolet W

        29/09/2016 at 20:29

        lumayan hiburan gratis tengah malam bagi kami 😀

         
      • nyoemhokgie

        29/09/2016 at 20:32

        Tapi hiburannya itu kok…aahhh…sudahlaahh…hahaha..😂

         
      • Evolet W

        29/09/2016 at 20:36

        pasti mau ngomong ndak mendidik ya om ? hehehe

         
      • nyoemhokgie

        29/09/2016 at 20:41

        Mendidik kookk…mendidik..suer…mendidik supaya kita bisa absurd di tengah dunia yang serius…😅

         
      • Evolet W

        29/09/2016 at 20:50

        tapilama kelamaan dunia juga jadi absurd om, postmodern ..

         
      • nyoemhokgie

        29/09/2016 at 20:52

        Lah ya itu..eh baidewe anak Surabaya juga toh? Salam kenal ya…😁

         
      • Evolet W

        29/09/2016 at 21:02

        iya, hehe lebih tepatnya anak kampung yang kuliah di surabaya . salam kenal 🙂

         
      • nyoemhokgie

        29/09/2016 at 21:07

        Weee…kalau tidak ada kampung maka tak ada istilah pulang ke kampung halaman..😊…kuliah di Unair?

         
      • Evolet W

        01/10/2016 at 10:43

        budaya pulang kampung asli indo heheh, UPN.

         
  3. kang nur

    29/09/2016 at 20:47

    Talenta tinggi

     
    • nyoemhokgie

      29/09/2016 at 20:51

      David Copperfield, Houdini bahkan Dedy Corbusier pun kalah

       
  4. Ni Made Sri Andani

    30/09/2016 at 13:43

    Weh… kalau semua uang yg dihasilkan itu untuk dibagikan ke masyarakat namanya berubah jadi Dimas Kanjeng Taat Publik he he..

     
    • nyoemhokgie

      30/09/2016 at 15:23

      Apalagi “Taat Pajak” hehehehe…orang bijak taat pajak..😂

       
  5. restuasia21

    30/09/2016 at 17:02

    Iso mak set-set ngono loh… 😄😄

     
    • nyoemhokgie

      30/09/2016 at 17:03

      Mak set-set nyemplung penjara..😂

       
      • restuasia21

        30/09/2016 at 17:05

        Mengko yo mak set-set metu meneh. 😄

         
      • nyoemhokgie

        30/09/2016 at 17:15

        Mak set-set mlebu metu koyok umbel…hahaha

         
      • restuasia21

        30/09/2016 at 17:18

        Nek metu yoo paling-paling dadi tukang bubur. Hahaha… 😄

         
      • restuasia21

        30/09/2016 at 17:06

        Ora nggenah. 😄😄

         
  6. iqbalgembul28

    17/10/2016 at 20:43

    Ealahhh…….

     

Comment Please

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: