RSS

Embuh

17 Apr

Lembaran kasih tiba-tiba terjatuh
Hancur menjadi kepingan sunyi syahdu
Meski jarak telah terlipat namun rindu selalu mengajak berdebat
Berdebat dimana? mau kemana? ngapain aja? dan lain sebagainya
Oh iya, jangan lupa makan juga ya…
Kalau gak makan nanti mati lo…syukur-syukur kalau mati masuk surga

Perkara cinta memang tiada habisnya
Sejak ribuan tahun lalu manusia memaksa seniman menterjemahkanya
Puisi, nyanyi, musik, lukisan dan tarian masih saja diproduksi
Ya untuk menterjemahkan arti cinta itu tadi

Jadi terjemahan cinta itu apa?
Apakah cinta yang ada di Amerika sama dengan yang ada di Indonesia?
Apakah yang ada di Eropa sama dengan yang di Afrika

Memang puncak dari beragama adalah cinta

Bukan Cinta yang kurang minum Aqua hingga salah mengenali Rangga
Bukan Cinta yang menunggu 14 tahun Purnama
Bukan…bukan itu
Eh tapi apakah Cinta benar-benar cinta pada Rangga hingga rela menunggu sedemikian lamanya?

Kiranya hingga manusia musnah, takkan sanggup mengartikan cinta
Karena cinta tak terpikirkan, manifestasi kekuatan Tuhan

Memang puncak dari beragama adalah cinta
Jika kita memiliki cinta, maka kita memiliki kekuatan Tuhan
Jika kita memberikan cinta, kita takkan kehilangan
Justru akan berkelipatan

Eh tapi jika ada cinta, maka temannya yang bernama benci tentunya akan setia menemani. Begitu kan?
Benci, sama sifatnya seperti cinta
Jika kita menyebarkan benci, kita takkan kehilangan
Justru akan berkelipatan
Hukum dualisme

Berarti apakah Tuhan juga memiliki kekuatan benci? Kemudian menanamkannya pada benak para manusia. Agar mereka saling caci, saling pukul, saling terkam, saling tusuk, saling penggal.
Lalu untuk apa Tuhan mencipta benci? Agar setan punya pekerjaan seperti yang kitab-kitab suci katakan?
Siapa sih setan ini? Dari mana mereka datang? Kok seperti pengangguran sedang mencari pekerjaan? Dan pertanyaan yang paling penting, “siapa yang menciptakan setan?”

Oh iya sih, kata kitab-kitab yang mencipta setan kan Tuhan.

Ah…aku perlu baca tulisan-tulisan Nietzche…

Karena pada akhirnya, semua akan embuh pada waktunya.

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on 17/04/2016 in Terapi

 

2 responses to “Embuh

  1. shiq4

    17/04/2016 at 23:23

    Ntalah mungkin benar bahwa Tuhan juga memiliki sifat benci tapi kebenciannya tidak membuatnya berbuat tidak adil pada makhluknya.

     
    • nyoemhokgie

      18/04/2016 at 20:36

      Berarti kita menyamakan Tuhan dengan manusia yang memiliki benci dan cinta?
      Jikalau begitu, berarti apakah Tuhan yang menciptakan manusia atau justru manusia yang menciptakan ide tentang Tuhan?
      Hehehehe…
      Pertanyaan filsafat yang sudah ditanyakan sejak jaman dahulu kala.
      Btw, salam kenal..:)

       

Comment Please

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: