RSS

Aduh!

23 Feb

Pelacuran
Dolly – Kalijodo – Sarkem – dan kawan-kawannya
Pengganggu atas nama moral pria beriman lemah
Digeruduklah para wanita, bukan pria
Digiringlah para penjaja cinta ke dalam penjara, para pria bebas melenggang kemana
Jika wanita memiliki pria lebih dari satu itu pelacur
Kalau pria memiliki wanita lebih dari satu boleh berbangga sambil menepuk dada
Lupa kalau mereka lahir dari ibu seorang wanita yang menggenggam separuh surga
Kita hidup di dunia patriarki, dikangkangi para laki-laki

Kalian minum apa? Cukrik atau oplosan?
Mati berapa orang? Ratusan?
Paling masuk berita kriminalitas sekelebatan
Disini, minum kopi,
Yang mati satu orang, tapi beritanya berbulan-bulan
Itupun dibahas ala detektif Conan
Kita hidup dikendalikan oleh media massa
Merekalah yang menentukan apa yang harus kita konsumsi dan telan
Dan gobloknya mata kita melotot terhipnotis dimanfaatkan rating ala kapitalis
Goreng sini, goreng situ. Karena kita adalah penggorengan!
Penggorengan adalah Koentji!

Apa itu LGBT?
Hayo, mohon dengan hormat Bunda Dorce, Didik Ninik Towok, Tessy, dkk harap antri
Oh ya tidak lupa, Dono Warkop juga pernah berpakaian kewanita-wanitaan juga harap antri
Antri di hadapan yang mulia KPI
Kalian diminta pertanggungjawaban atas nama moral masyarakat
Kata mereka kalian menyebarkan penyakit dan akan mendapat azab ala Sodom Gomorah
Neraka akan heboh
Karena neraka akan dipenuhi orang lucu seperti Dono, Tessy, Dorce, dll serta penari ala Ninik Towok
Oh iya, salam buat Tessy yang ada di penjara. Konon katanya stres mengkonsumsi narkoba karena sudah tidak bisa mencari nafkah akibat peraturan Komisi Penyiaran Indonesia

Lalu bagaimana dengan sinetron jumpalitan naik motor Ninja berjuluk anak jalanan?
Bagaimana mungkin anak jalanan bisa membeli motor ninja yang puluhan juta?
Kau tahu apa keluhan bapak-bapak yang punya anak remaja jaman sekarang?
Anak-anak mereka semuanya pada minta dibelikan motor Ninja!
Kau tahu apa pekerjaan bapak mereka?
Kau tebak sendiri saja

Ada apa dengan masyarakat ini?
Awas ini, awas itu
Jangan ini, jangan itu
Waspada ini, waspada itu
Curigai ini, curigai itu
Konspirasi ini, konspirasi itu
Blokir ini, blokir itu
Tangkap ini, tangkap itu
Penggal dia, penggal mereka

Ada apa dengan masyarakat ini?
Mudah insecure
Tak ada ketentraman
Persis seperti hidup di padang gurun Timur-Tengah

Sementara itu di pojokkan sana
Bandit-bandit kapitalis sedang menghitung rupiah-rupiah hasil curian berkedok investasi pembangunan

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 23/02/2016 in Terapi

 

Comment Please

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: